jooz

Kamis, 17 November 2011

kode html



Kode html


20 macam kode html antara lain :

No
Kode
Keterangan
Contoh
1
<br>
Turun satu baris kebawah(enter) / Kursor dan kalimat dibelakangnya turun satu baris kebawah
baris 1
baris 2
2
<big>isi tulisan</big>
tulisan menjadi sedikit lebih besar dengan ukuran 3
teks
3
<font color="warna tulisan">isi tulisan</font>
Mewarnai tulisan. Ganti warna tulisan dengan salah satu pilihan yang ada :merah, kuning, hijau, biru, ungu, coklat.  
Text  (warna merah
4
&nbsp;
Menambah 1 spasi. (halaman sunting Wikipedia tidak bisa mengenal 2 spasi kosong atau lebih)
teks1  teks2   teks3
5
<font size="ukuran tulisan">isi tulisan</font>
mengganti ukuran tulisan. Ukuran standar adalah 2. Di Wikipedia tidak di-izinkan memakai ukuran tulisan yang terlalu besar.
Teks
6
<strong>isi tulisan</strong> atau<b>isi tulisan</b>
Untuk menebalkan tulisan. Fungsi sama dengan '''isi tulisan''' atau tombol 'cetak tebal'
Teks
7
<p>isi tulisan</p>
Kursor dan kalimat dibelakangnya turun satu setengah baris kebawah
Teks
8
<u>isi tulisan</u>
membuat garis bawah tulisan
Teks
9
<small>isi tulisan</small>
tulisan menjadi sedikit lebih kecil dengan ukuran 1
Teks
10
<s>isi tulisan</s>
membuat garis mencoret pada tulisan
Teks
11
<pre>isi tulisan</pre>
Membuat tulisan tetap pada keadaan yang kita mau. misalnya untuk urutan berjejer kebawah.
Teks 
Teks
12
<center>isi tulisan</center>
Membuat tulisan berada di tengah halaman
Teks
13
<sub>isi tulisan</sub>
Membuat tulisan berada di bawah baris
Teks dengan sub - Teks normal
14
</dt> isi tulisan  </dd>
tambahan dan bisa tidak dipergunakan. Catatan, tiap daftar dapat disubkan antara satu daftar dengan daftar lainnya.

text

15
<a> dengan kode </a>
keterangan tentang hubungan atau link yang akan dibuat. Umumnya keterangan ini diberi garis bawah. Warna teks dan garis bawah dibuat berwarna biru.

text (warna biru )
16
<h1>Judul Penting</h1>

Untuk menambahkan sub-sub judul dan paragrafnya..
Judul
17
<title>isi judul </title>

Untuk membuat judul pada halaman home page

18
<img>.
Untuk menambahkan gambar (images)
gambar
19
<i> dan diakhiri </i>
Menambahkan emphasis / huruf miring
text
20
<ul> dan kode <li>
Membuat tiga macam daftar (list)..

21
<marquee width="100px">teks kamu</marquee>
Untuk membuat lebar bagian dari kemunculan teks berjalannya…

22
<marquee behavior="alternate">teks kamu</marquee>
Untuk membuat  teks jalan bolak-balik kiri….

23
<a href="http://URL">nama</a>
Untuk membuat   memberi link ke alamat url…





Sejarah SQL


Sejarah SQL

Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).

Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.

Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Standarisasi

Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.

Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.
Data Definition Language

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.
CREATE

CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. SQL yang umum digunakan adalah:
CREATE DATABASE nama_basis_data

CREATE DATABASE membuat sebuah basis data baru.
CREATE TABLE nama_tabel

CREATE TABLE membuat tabel baru pada basis data yang sedang aktif. Secara umum, perintah ini memiliki bentuk
CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [constraints][,
nama_field2 tipe_data,
...]
)

atau
CREATE TABLE [nama_tabel]
(
nama_field1 tipe_data [,
nama_field2 tipe_data,
...]
[CONSTRAINT nama_field constraints]
)

dengan:

nama_field adalah nama kolom (field) yang akan dibuat. Beberapa sistem manajemen basis data mengizinkan penggunaan spasi dan karakter nonhuruf pada nama kolom.

tipe_data tergantung implementasi sistem manajemen basis data. Misalnya, pada MySQL, tipe data dapat berupa VARCHAR, TEXT, BLOB, ENUM, dan sebagainya.

constraints adalah batasan-batasan yang diberikan untuk tiap kolom. Ini juga tergantung implementasi sistem manajemen basis data, misalnya NOT NULL, UNIQUE, dan sebagainya. Ini dapat digunakan untuk mendefinisikan kunci primer (primary key) dan kunci asing (foreign key).

Satu tabel boleh tidak memiliki kunci primer sama sekali, namun sangat disarankan mendefinisikan paling tidak satu kolom sebagai kunci primer.

Contoh:
CREATE TABLE user
(
username VARCHAR(30) CONSTRAINT PRIMARY KEY,
passwd VARCHAR(20) NOT NULL,
tanggal_lahir DATETIME
);

akan membuat tabel user seperti berikut:username     passwd            tanggal_lahir

[sunting]
Data Manipulation Language

DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:
SELECT untuk menampilkan data
INSERT untuk menambahkan data baru
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
DELETE untuk menghapus data
SELECT

SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga kadang-kadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap: ( QUERY BUDIN ) Cilegon.
SELECT [nama_tabel|alias.]nama_field1 [AS alias1] [, nama_field2, ...]
FROM nama_tabel1 [AS alias1] [INNER|LEFT|RIGHT JOIN tabel2 ON kondisi_penghubung]
[, nama_tabel3 [AS alias3], ...]
[WHERE kondisi]
[ORDER BY nama_field1 [ASC|DESC][, nama_field2 [ASC|DESC], ...]]
[GROUP BY nama_field1[, nama_field2, ...]]
[HAVING kondisi_aggregat]

dengan:
kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan.
kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat.

Kondisi dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.

Contoh:

Diasumsikan terdapat tabel user yang berisi data sebagai berikut.username  passwd            tanggal_lahir            jml_transaksi   total_transaksi
Aris     6487AD5EF   09-09-1987      6          10.000
Budi    97AD4erD      01-01-1994      0          0
Charlie 548794654      06-12-1965      24        312.150
Daniel  FLKH947HF  24-04-1980      3          0
Erik     94RER54        17-08-1945      34        50.000


Contoh 1: Tampilkan seluruh data.
SELECT *
FROM user

Contoh 2: Tampilkan pengguna yang tidak pernah bertransaksi.
SELECT *
FROM user
WHERE total_transaksi = 0

Contoh 3: Tampilkan username pengguna yang bertransaksi kurang dari 10 dan nilainya lebih dari 1.000.
SELECT username
FROM user
WHERE jml_transakai < 10 AND total_transaksi > 1000

Contoh 4: Tampilkan total nominal transaksi yang sudah terjadi.
SELECT SUM(total_transaksi) AS total_nominal_transaksi
FROM user

Contoh 5: Tampilkan seluruh data diurutkan berdasarkan jumlah transaksi terbesar ke terkecil.
SELECT *
FROM user
ORDER BY jml_transaksi DESC
Fungsi aggregat

Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah:
SUM untuk menghitung total nominal data
COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data
AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data
MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data.

Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan pada bagian HAVING, bukan WHERE.

Subquery

Ada kalanya query dapat menjadi kompleks, terutama jika melibatkan lebih dari satu tabel dan/atau fungsi aggregat. Beberapa SMBD mengizinkan penggunaan subquery. Contoh:

Tampilkan username pengguna yang memiliki jumlah transaksi terbesar.
SELECT username
FROM user
WHERE jml_transaksi =
(
SELECT MAX(jml_transaksi)
FROM user
)

INSERT

Untuk menyimpan data dalam tabel dipergunakan sintaks:
INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])

Contoh:
INSERT INTO TEST (NAMA, ALAMAT, PASSWORD) VALUES ('test', 'alamat', 'pass');
UPDATE

Untuk mengubah data menggunakan sintaks:
UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI]

Contoh:
UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc"
DELETE

Untuk menghapus data dipergunakan sintaks:
DELETE FROM [NAMA_TABLE] [KONDISI]

Contoh:
DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test';

TIP & TRIK MEMPERLANCAR BROWSING


TIP & TRIK MEMPERLANCAR BROWSING
1.       Hindari Jam Sibuk.
Jika mungkin, jangan berselancar pada jam-jam sibuk (biasanya jam kerja antara pukul 09.00-17.00) agar bowser anda tidak 'terjebak kemacetan' lalu lintas di dunia maya karena pada jam-jam itulah orang terbanyak mengakses Internet. 
2.       Tambahkan Cache Browser.
Saat anda mengunjungi suatu situs, IE menempatkan kode HTML dan grafik dari situs tersebut pada cache. Cache membantu IE bekerja lebih cepat saat anda mengklik tombol Back. Agar berselancar menjadi cepat, anda perlu mengalokasikan jumlah yang memadai untuk cache. Dari menu Tools, pilih Internet Options, lalu tab General. Pada bagian Temporary Internet Files, klik Settings. Di bawah Amount of Disk Space to Use, geret tombol ke arah kanan. Alokasikan sekitar 5 % dari space (ruang) pada hard disk anda untuk cache. 
3.       Tidak Menampilkan Animasi dan Multimedia.
Animasi mungkin membuat berselancar menyenangkan, tetapi memperberat kerja browser. Untuk menonaktifkan animasi, klik Tools > Internet Options > tab Advanced. Geser layar ke bawah (scroll down) sehingga sampai di bagian Multimedia, hapus tanda cek pada opsi Play Animations dengan mengklik kotaknya, lalu klik OK. Kini browser hanya akan mengambil frame pertama dari setiap animasi GIF, jadi gambar yang tampil tidak bergerak. Demikian pula untuk menon-aktifkan suara dan video, kosongkan tanda cek pada kotak di depan Play Sounds dan Play Video. Bahkan kalau perlu, anda pun bisa mencegah ditampilkannya gambar (bila anda hanya butuh teks) dengan mengosongkan tanda cek di depan Show Pictures.
4.       Hentikan proses download.
Jika browser terlalu lama mengakses suatu halaman Web dan belum selesai juga, klik tombol Stop. Anda bisa membaca sebagian isi halaman yang sempat ditampilkan, bila sesuai dengan yang anda cari, boleh dilanjutkan. Klik tombol Refresh agar IE mengulangi proses download. Kadang rute yang digunakan browser macet dan dengan mengulang proses download (refresh), browser dapat menemukan jalur baru yang 'plong' di Internet.
5.       Membuka Jendela Baru.
Selama anda menunggu proses download, anda boleh melanjutkan kegiatan browsing yang lain dengan membuka jendela browser yang baru. Caranya, tekan Ctrl+N atau pilih menu File > New > Window. 
6.       Gunakan tombol klik kanan mouse.
Dengan menekan tombol klik kanan mouse pada halaman web yang ditampilkan oleh browser akan muncul pop-up menu yang isinya tergantung dari posisi pointer mouse. Penggunaan klik kanan ini banyak manfaatnya dan sangat membantu kegiatan selancar anda. Bila pointer mouse menunjuk sebuah link kemudian anda klik kanan maka akan muncul menu-menu seperti: Open in New Window (untuk membuka halaman yang ditunjuk oleh link pada jendela baru), Copy Shortcut (untuk meng-copy alamat URL dari link itu), Save Target As (untuk menyimpan file yang ditunjuk oleh link). Bila pointer mouse berada di atas sebuah (image) maka akan muncul menu Save Picture As atau Save Background As untuk menyimpan file gambar itu ke hardisk. 
7.       Menyimpan situs favorit.
Bila anda menemukan sebuah situs atau halaman web yang menarik dan anda merencanakan untuk mengunjunginya lagi suatu waktu, sebaiknya anda memasukkannya dalam daftar favorit anda. Caranya, dalam keadaan halaman web itu terbuka, klik menu Favorites lalu Add to Favorites maka akan muncul jendela pop-up. Anda boleh mengubah namanya sekehendak anda atau langsung tekan Enter (atau klik OK). Maka nama halaman web itu akan tersimpan dalam menu Favorites sebagai shortcut (jalan pintas) untuk membuka halaman web itu. Untuk mengaksesnya, kita tidak perlu lagi menulis alamat URL-nya, klik saja menu Favorites lalu pilih nama situs tersebut.
8.       Offline Browsing.
Offline Browsing adalah sebuah cara untuk menghemat penggunaan waktu online. Dengan offline browsing, anda dapat menyimpan sebuah dokumen web ( lengkap dengan link dan isinya) ketika anda sedang online (terhubung ke internet) untuk anda buka kembali kapan saja meskipun